Fitur

Lihat di mana bukti sepakat, dan di mana tidak.

Kajian pustaka lebih dari sekadar tumpukan PDF. Cari dalam bahasa apa pun, lihat paper mana yang mendukung klaim dan mana yang membantahnya, dan pastikan setiap temuan tetap terhubung ke bagian paper asalnya, jadi kajianmu berdiri di atas dasar yang kuat.

Satu klaim, semua buktinya: mendukung, sebagian, dan membantah.

Peta bukti mengambil satu klaim lalu menunjukkan berapa paper yang mendukung, mendukung sebagian, atau bertentangan, masing-masing dengan kutipannya. Paper yang berbeda pendapat juga ditunjukkan, supaya bab-mu membahasnya, bukan menghindarinya.

  • Lihat keseimbangan bukti sebelum kamu berpegang pada sebuah klaim.
  • Setiap paper di peta disertai bagian teks di balik labelnya.
  • Bukti tandingan sengaja dimunculkan: “Ada paper yang hasilnya berbeda. Pertimbangkan untuk membahasnya.”
  • Penguji suka bertanya soal temuan yang berlawanan. Sekarang kamu sudah membacanya.

Pelajari fitur ini

Satu klaim, semua buktinya: mendukung, sebagian, dan membantah. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 2. Satu klaim, semua buktinya: mendukung, sebagian, dan membantah. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Matriks literature review yang terisi sendiri, lengkap dengan buktinya.

Pilih paper yang kamu kaji. PaperQED mengekstrak tujuan, metode, sampel, lokasi, hasil utama, dan keterbatasan ke dalam tabel, dan setiap sel menautkan ke kutipan asalnya.

  • Bandingkan belasan studi berdampingan, tanpa bolak-balik antar-PDF.
  • Tambahkan kolom sendiri sesuai pertanyaan penelitianmu.
  • Klik sel mana pun untuk melihat kutipan persisnya, jadi tidak ada isi tabel yang sekadar tebakan.
  • Ekspor ke CSV atau Excel untuk dosen pembimbing atau lampiranmu.

Pelajari fitur ini

Matriks literature review yang terisi sendiri, lengkap dengan buktinya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 3. Matriks literature review yang terisi sendiri, lengkap dengan buktinya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Temukan sumber yang usang, tipis, atau tangan kedua sebelum penguji menemukannya.

Cek celah dan kemutakhiran sitasi melihat satu bab sekaligus: seberapa tua sumbermu, berapa yang berasal dari jurnal bereputasi, dan di mana kamu mengutip teori lewat ringkasan orang lain, bukan dari sumber aslinya.

  • Tampilan per tahun menunjukkan kapan sebuah bab terlalu bersandar pada literatur lama.
  • Sitasi sekunder ditandai, lengkap dengan sumber primer yang sebaiknya dibaca.
  • Lihat sekilas apakah sebuah bab terlalu sedikit memakai artikel jurnal.

Pelajari fitur ini

Temukan sumber yang usang, tipis, atau tangan kedua sebelum penguji menemukannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 4. Temukan sumber yang usang, tipis, atau tangan kedua sebelum penguji menemukannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Lihat bagaimana paper di library-mu saling terhubung.

Graf sitasi menggambar siapa mengutip siapa di seluruh library-mu, jadi kelompok, jembatan, dan paper yang terisolasi langsung terlihat.

  • Temukan paper yang menjadi pijakan banyak penelitian di bidangmu.
  • Sadari ada kelompok literatur yang belum kamu baca.
  • Temukan paper di library-mu yang tidak terhubung ke paper lain.

Pelajari fitur ini

Lihat bagaimana paper di library-mu saling terhubung. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 5. Lihat bagaimana paper di library-mu saling terhubung. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Telusuri sebuah konsep sampai ke asal-usulnya.

Fitur paper seminal mengikuti jejak sitasi di balik sebuah konsep sampai ke karya aslinya, supaya kamu mengutip sumber tempat ide itu lahir, bukan paper kelima yang mengulangnya.

  • Temukan asal teori yang menjadi pijakan bab-mu.
  • Lihat rantai paper dari karya asli sampai sekarang.
  • Pertahankan kerangka teorimu dengan sumber primer di tangan.

Pelajari fitur ini

Telusuri sebuah konsep sampai ke asal-usulnya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 6. Telusuri sebuah konsep sampai ke asal-usulnya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Baca paper lebih cepat, sesuai levelmu.

Pembaca paper menyorot pertanyaan penelitian, metode, temuan utama, dan keterbatasan, dengan panel samping untuk melompat ke setiap bagian. Penjelas sesuai level memandumu memahami paper untuk level S1, S2, atau peneliti, dan setiap poinnya menautkan ke paragraf yang dijelaskan.

  • Tahu letak metode dan keterbatasan sebelum membaca baris demi baris.
  • Pilih kedalaman S1, S2, atau peneliti, dalam bahasamu sendiri.
  • Setiap penjelasan menunjuk ke paragraf aslinya, jadi kamu bisa mengeceknya.
  • Bisa dipakai untuk paper open access dan PDF yang kamu upload.

Pelajari fitur ini

Baca paper lebih cepat, sesuai levelmu. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 7. Baca paper lebih cepat, sesuai levelmu. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Satu library untuk semua sumber, siap dipakai bersama alat yang sudah kamu gunakan.

Simpan sumbermu di library pribadi dengan folder per proyek. Import BibTeX, RIS, DOI, URL, atau PDF, format sitasi dalam APA 7, IEEE, Harvard, Vancouver, dan ribuan gaya CSL lain, lalu ekspor lagi kapan pun kamu perlu.

  • Tempel DOI, metadatanya terisi sendiri dari datanya.
  • Ekspor BibTeX, RIS, CSL-JSON, atau DOCX kapan saja.
  • Import dari ekspor Zotero dan Mendeley sekarang; sinkronisasi dua arah langsung segera hadir.
  • Saat kampusmu menerbitkan template sitasi, template itu muncul di daftar gaya sitasimu.

Pelajari fitur ini

Satu library untuk semua sumber, siap dipakai bersama alat yang sudah kamu gunakan. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 8. Satu library untuk semua sumber, siap dipakai bersama alat yang sudah kamu gunakan. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Dari pertanyaan sampai kajian pustaka

Satu minggu membaca bersama PaperQED.

  1. Langkah 1: Cari dalam bahasamu

    Mulai dari satu kalimat di drafmu dan kumpulkan paper lintas bahasa.

  2. Langkah 2: Petakan buktinya

    Untuk setiap klaim utama, lihat paper mana yang mendukung dan mana yang berbeda pendapat.

  3. Langkah 3: Baca sesuai levelmu

    Pakai sorotan dan penjelas di pembaca paper untuk menuntaskan paper yang penting.

  4. Langkah 4: Isi matriksnya

    Bandingkan metode dan hasil berdampingan untuk melihat di mana studi sepakat dan di mana berbeda.

  5. Langkah 5: Cek celah sebelum mengumpulkan

    Temukan sumber yang usang, tipis, atau tangan kedua selagi masih ada waktu untuk membaca lagi.

Pertanyaan

  • Apakah bisa mencari jurnal regional?

    Bisa. Pencarian lintas bahasa mencakup paper berbagai bahasa yang tercatat di OpenAlex dan Semantic Scholar.

  • Paper dan kutipannya diambil dari mana?

    Metadata berasal dari Crossref, OpenAlex, dan Semantic Scholar. Teks lengkap diambil dari versi open access atau PDF yang kamu upload. Kutipan selalu diambil dari teks paper itu sendiri.

  • Bisakah dipakai bersama Zotero atau Mendeley?

    Bisa, lewat import dan ekspor. Masukkan ekspor BibTeX atau RIS dari Zotero atau Mendeley, lalu ekspor kembali kapan saja. Sinkronisasi dua arah langsung segera hadir.

  • Apakah semua fitur ini sudah bisa dipakai?

    Sudah. Pencarian lintas bahasa, peta bukti, matriks literatur, cek celah sitasi, graf sitasi, paper seminal, pembaca paper, dan library sudah tersedia. Mulai dengan akun gratis.

Susun kajian pustaka yang bisa kamu pertahankan

Buat akun gratis dan petakan bukti untuk klaim pertamamu.