Fitur

Sumber untuk setiap klaim. Setiap sitasi dicek.

Kumpulkan bab yang bisa kamu pertanggungjawabkan. PaperQED menyarankan sumber untuk kalimat yang belum bersitasi, mengecek apakah setiap referensi benar-benar ada, menandai sumber yang ditarik atau lemah, dan menunjukkan kalimat persis di paper yang mendukung, atau justru melemahkan, setiap klaimmu.

Dapatkan saran sumber untuk setiap kalimat yang membutuhkannya.

PaperQED menemukan kalimat di drafmu yang menyatakan fakta tanpa sitasi dan menyarankan paper yang mendukungnya, masing-masing dengan bagian teks yang relevan. Pilih satu, dan sitasi beserta entri daftar pustakanya ditambahkan sesuai gaya sitasimu.

  • Setiap saran disertai kutipan apa adanya, jadi kamu tahu kenapa paper itu cocok.
  • Cari dalam bahasamu sendiri dan dapatkan sumber berbahasa Inggris juga, atau sebaliknya.
  • Sekali klik menyisipkan sitasi dan entri daftar pustaka, dalam APA, IEEE, Harvard, atau ribuan gaya lain.
  • Berjalan di editor PaperQED dan di add-in Word serta Google Docs.

Pelajari fitur ini

Dapatkan saran sumber untuk setiap kalimat yang membutuhkannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 1. Dapatkan saran sumber untuk setiap kalimat yang membutuhkannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Temukan referensi palsu dan salah sebelum dosen pembimbingmu menemukannya.

Tempel daftar pustakamu atau upload file DOCX, PDF, BibTeX, atau RIS. Setiap entri dicocokkan dengan data ilmiah yang nyata dan diberi salah satu dari empat status yang jelas.1

  • Terverifikasi, Data tidak cocok, Tidak ditemukan, atau Tidak bisa dicek, masing-masing dengan alasannya.
  • Tahun salah atau nama penulis kurang? Lihat perbedaannya di samping data yang benar, lalu terima koreksinya dengan satu klik.
  • Bisa membaca APA, IEEE, Harvard, Vancouver, MLA, dan format campur aduk yang sering muncul di daftar pustaka sungguhan.
  • Entri yang Tidak ditemukan disertai kandidat paper terdekat kalau ada, jadi kamu bisa mengeceknya sendiri.

Pelajari fitur ini

  1. Data referensi berasal dari Crossref, OpenAlex, dan Semantic Scholar, tidak pernah dari model bahasa. ↩
Temukan referensi palsu dan salah sebelum dosen pembimbingmu menemukannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 2. Temukan referensi palsu dan salah sebelum dosen pembimbingmu menemukannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Ketahui kapan sumbermu sudah ditarik, atau tidak sekuat kelihatannya.

Setiap referensi yang terverifikasi dicek apakah pernah ditarik, dikoreksi, atau diberi expression of concern, lalu diberi kartu sumber: kuartil jurnal, indeksasi, jumlah sitasi, umur paper, dan jenis sumber.1

  • Peringatan jelas kalau paper yang kamu kutip sudah ditarik, supaya tidak sampai ke meja penguji.
  • Preprint diberi tanda, lengkap dengan versi terbitnya kalau sudah ada.
  • Lihat kuartil SJR dan status DOAJ jurnalnya sekilas.
  • Jurnal yang meragukan ditandai beserta nama daftar yang memuatnya dan sumber datanya, bukan vonis.

Pelajari fitur ini

  1. Data retraction berasal dari database Retraction Watch (lewat Crossref) dan OpenAlex; data jurnal dari SJR dan DOAJ. ↩
Ketahui kapan sumbermu sudah ditarik, atau tidak sekuat kelihatannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 3. Ketahui kapan sumbermu sudah ditarik, atau tidak sekuat kelihatannya. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Lihat kalimat mana yang masih butuh sumber, sambil kamu menulis.

Claim detector membaca drafmu kalimat demi kalimat dan menggarisbawahi klaim faktual yang belum bersitasi, mirip pengecek ejaan yang menandai salah ketik.

  • Setiap kalimat dikelompokkan: klaim faktual, argumenmu sendiri, pengetahuan umum, atau sudah bersitasi.
  • Klik garis bawahnya untuk tahu kenapa kalimat itu butuh sumber.
  • Cari sumber langsung dari kalimatnya, dalam bahasa apa pun.
  • Berjalan di latar belakang, jadi tidak pernah mengganggu kamu mengetik.

Pelajari fitur ini

Lihat kalimat mana yang masih butuh sumber, sambil kamu menulis. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 4. Lihat kalimat mana yang masih butuh sumber, sambil kamu menulis. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Pastikan setiap paper benar-benar mengatakan apa yang kamu kutip.

Untuk setiap kalimat dan sitasinya, PaperQED mencari bagian paling relevan di paper lalu memberi label. Setiap label disertai kutipan asli, letaknya di paper, alasan singkat, dan tingkat keyakinan.1

  • Empat label: Mendukung, Mendukung sebagian, Tidak ditemukan bukti, Bertentangan.
  • Menangkap klaim yang lebih kuat dari sumbernya, misalnya “terbukti” padahal paper bilang “berpotensi”.
  • Setiap kutipan dicek ada kata per kata di teks sumbernya.
  • Alasan dan tingkat keyakinan menunjukkan seberapa yakin hasilnya, jadi kamu tahu bagian mana yang perlu dibaca lebih teliti.

Pelajari fitur ini

  1. Teks lengkap diambil dari versi open access atau PDF yang kamu upload. Kalau hanya abstrak yang tersedia, hasilnya diberi tanda “dinilai dari abstrak saja”. ↩
Pastikan setiap paper benar-benar mengatakan apa yang kamu kutip. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 5. Pastikan setiap paper benar-benar mengatakan apa yang kamu kutip. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Kumpulkan bukti, bukan janji: Citation Integrity Report.

Satu PDF merangkum seluruh pengecekan: jumlah referensi, statusnya, retraction, kualitas sumber, klaim tanpa sitasi, dan hasil verifikasi klaim–sumber. Lampirkan saat kamu mengumpulkan skripsi.

  • Satu dokumen yang bisa dibaca dosen pembimbingmu dalam beberapa menit.
  • Setiap laporan punya kode verifikasi, jadi hasilnya tidak bisa diubah diam-diam.
  • Siapa pun bisa memasukkan kodenya di halaman verifikasi publik dan melihat ringkasan aslinya.
  • Menunjukkan kerja kerasmu pada sumber, bukan hanya teks akhirnya.

Pelajari fitur ini

Kumpulkan bukti, bukan janji: Citation Integrity Report. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 6. Kumpulkan bukti, bukan janji: Citation Integrity Report. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Word & Google Docs

Pengecekan yang sama, langsung di Word atau Google Docs.

Kebanyakan skripsi ditulis di Word. Add-in membawa claim detector, pencarian sitasi, cek klaim–sumber, dan penyisipan sitasi ke sidebar di samping dokumenmu, dengan akun yang sama.

  • Tidak perlu salin-tempel antartab: pengecekan berjalan di dokumen yang sedang kamu buka.
  • Sisipkan sitasi dan entri daftar pustakanya tanpa pindah halaman.
  • Hasilnya tersinkron dengan proyek dan library PaperQED-mu.
  • Bisa dipakai di Microsoft Word dan Google Docs.

Pelajari fitur ini

Pengecekan yang sama, langsung di Word atau Google Docs. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.
Gambar 7. Pengecekan yang sama, langsung di Word atau Google Docs. Tampilan aplikasi PaperQED dengan data contoh.

Cara pakainya dalam seminggu

Pakai di bab yang sedang kamu tulis, selangkah demi selangkah.

  1. Langkah 1: Tempel daftar pustaka

    Dapatkan empat status untuk setiap entri dan perbaiki data yang salah sebelum menyebar ke seluruh bab.

  2. Langkah 2: Menulis dengan detector aktif

    Garis bawah menunjukkan kalimat yang masih butuh sumber. Cari sumbernya tanpa meninggalkan kalimat itu.

  3. Langkah 3: Cek klaim terhadap sumber

    Baca kutipan asli di balik setiap label dan temukan klaim yang mengatakan lebih dari isi paper-nya.

  4. Langkah 4: Revisi klaimmu

    Kamu yang memutuskan: melunakkan klaim, menambah sumber, atau membuang sumber yang ditarik.

  5. Langkah 5: Lampirkan laporannya

    Unduh Citation Integrity Report dengan kode verifikasinya dan kumpulkan bersama drafmu.

Pertanyaan

  • Kalau referensi berstatus “Tidak ditemukan”, apakah berarti palsu?

    Belum tentu. Artinya referensi itu tidak ada di Crossref, OpenAlex, atau Semantic Scholar. Buku lokal, laporan, dan sebagian jurnal regional sering belum tercatat. PaperQED menampilkan kandidat terdekat kalau ada, supaya kamu bisa mengecek sendiri.

  • Sumber data apa saja yang dipakai?

    Crossref, OpenAlex, dan Semantic Scholar untuk metadata referensi, database Retraction Watch lewat Crossref untuk retraction, serta SJR dan DOAJ untuk data jurnal.

  • Bagaimana cara kerja kode verifikasi di laporan?

    Setiap laporan punya kode unik. Kalau kodenya dimasukkan di halaman verifikasi publik, ringkasan aslinya akan muncul, jadi dosen bisa tahu apakah laporan cetak sudah diubah.

  • Apakah semua fitur ini sudah bisa dipakai?

    Sudah. Saran sitasi, cek referensi, kartu sumber, claim detector, verifikasi klaim–sumber, Citation Integrity Report, dan add-in Word serta Google Docs sudah tersedia. Kamu bisa mulai dengan akun gratis.

Kumpulkan bab yang setiap sitasinya bisa dipertanggungjawabkan

Buat akun gratis dan cek bab pertamamu hari ini.